Mengenal Lebih Dekat Lisensi Pilot

Lisensi PilotLulus dari sekolah pilot menjadi syarat utama untuk menjadi seorang pilot. Dalam memilih sekolah pilot itu sendiri diperlukan banyak pertimbangan supaya dapat memilih sekolah yang tepat, mulai dari reputasi sekolah, jumlah instruktur, fasilitas, sampai lisensi. Reputasi sekolah tentu sangat penting untuk diketahui dengan baik dan benar mengingat diterimanya bekerja di maskapai penerbangan salah satunya dipertimbangkan dari reputasi sekolah, sedangkan jumlah instruktur tentu sangat mendukung agar pengetahuan yang didapat maksimal. Sementara fasilitas, jelas sangat penting dalam sekolah pilot agar mendapat kemampuan terbang yang handal. Begitu juga dengan lisensi, lisensi berperan penting dalam memperoleh pekerjaan. Berikut lisensi-lisensi yang perlu dikenal lebih dekat:

Lisensi PPL

Lisensi PPL (Private Pilot Licence) adalah sertifikat izin terbang pilot untuk menerbangkan pesawat kecil atau pesawat jet misalnya membawa keluarga. Adapun persyaratan jam terbang yang harus diperoleh oleh seorang cadet untuk memegang lisensi PPL ialah harus berhasil mencapai sekitar 40 hingga 60 jam terbang. Di samping itu, seorang pilot juga belum bisa menerima bayaran karena pada umumnya untuk bekerja di maskapai penerbangan pilot harus mengantongi minimal lisensi CPL. Tentu saja, dalam mencari sekolah pilot akan lebih baik memilih sekolah yang menawarkan lisensi CPL dibandingkan hanya PPL. Namun, untuk mendapat lisensi CPL, cadet pilot juga harus memegang lisensi PPL. Oleh karena itu, dalam memilih sekolah lisensi menjadi suatu hal yang mesti diperhatikan dengan baik dan benar.

Lisensi CPL

Lisensi CPL (Commercial Pilot Licence) merupakan sertifikat izin terbang pilot yang memiliki peluang untuk melamar di maskapai penerbangan dan dapat memperoleh bayaran. Lisensi CPL baru bisa didapat apabila seorang cadet pilot memiliki lisensi PPL dan mengantongi jam terbang sebanyak 140 hingga 250 jam. Ini sangat memungkinkan dalam melatih kemampuan cadet pilot dalam menerbangkan pesawat supaya maksimal. Ingat, profesi pilot merupakan salah satu profesi yang memiliki resiko paling besar dalam dunia, di mana keselamatan diri dan para penumpang harus diupayakan oleh seorang pilot sampai mendarat di tempat tujuan dengan selamat.

Lisensin IR

Lisensi IR (Instrument Rating) ialah pelengkap daripada lisensi CPL. Dikatakan demikian karena lisensi IR dapat digunakan untuk mendapat izin menerbangkan pesawat komersial pada cuaca yang gelap, entah itu berkabut, mendung, atau bahkan di malam hari. Jadi, kalau lisensi CPL seorang pilot hanya diperbolehkan izin terbang hanya di siang hari, tapi dengan lisensi IR seorang pilot bisa tetap bekerja walaupun di malam hari. Namun, diperlukan penambahan jam terbang minimal 20 jam untuk memperoleh lisensi IR.

Lisensi MER

Tidak semua sekolah pilot menyediakan program lisensi MER. Mengapa? Lisensi MER digunakan untuk pilot dalam menerbangkan pesawat dengan mesin berganda. Bagi sekolah pilot yang memiliki keterbatasan faslitas pesawat latih dan bandara tentunya akan sulit untuk melaksanakan program ini. Padahal, lisensi MER sebagai pelengkap daripada ketiga lisensi di atas (PPL, CPL, dan IR) sangat mendukung agar cadet pilot diterima bekerja lebih cepat karena dengan lisensi tersebut pilot dikatakan sudah siap kerja. Dengan kecepatan penerbangan yang lebih tinggi dan mesin-mesin ganda harus seimbang menjadi pandangan utama mengapa lisensi MER diutamakan dalam sebuah perekrutan pilot di airline.

Selain keempat lisensi di atas, ada pula dua lisensi yang dipakai ketika bekerja di airline yaitu lisensi ATPL dan frozen ATPL. Lisensi ATPL merupakan surat izin terbang pilot untuk membawa beban berat yang mana kilogramnya sesuai dengan ketentuan negara itu sendiri. Adapun syarat untuk memperoleh lisensi ini yaitu seorang pilot harus memegang sertifikat CPL, memiliki 1st sertifikat medis penerbangan kelas 1, dan mengantongi jam terbang sebanyak 1500 jam. Sementara lisensi frozen ATPL adalah sertifikat penerbang yang menyatakan bahwa pilot sudah lulus ujian lisensi ATPL dengan minimun 1500 jam terbang. Namun sayangnya, jika pilot tidak memenuhi jam terbang yang telah ditentukan, besar kemungkinan lisensi frozen ATPL akan hangus.

Itulah informasi seputar lisensi pilot yang harus diketahui. Jika Anda ingin masuk sekolah pilot, ada baiknya pertimbangkan untuk mengambil program lisensi yang memadai (jangan hanya PPL) supaya memungkinkan untuk diterima bekerja di maskapai penerbangan. Ingat, cadet pilot juga bisa menganggur bila pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki dalam dunia penerbangan relatif minim. Oleh sebab itu, hati-hati dan teliti dalam memilih sekolah pilot terlebih dengan biaya pendidikan yang sangat tinggi mencapai 700 juta rupiah bahkan lebih.

This entry was posted in Sekolah Pilot and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *